Hai..teman-teman semua...begini loch sebagian kegiatan yang kami lakukan di PIKA RIMBACA BSR, disini kami bebas berekspresi dan melakukan kegiatan yang menyenangkan sesuai dengan tahapan usia, kemampuan dan kemauan kami sehingga MINAT Belajar kami sudah tumbuh , tapi tetap dibimbing dan diarahkan oleh ibu guru Dewi ^_^ tanpa ada paksaan loch :)
Rabu, 06 Maret 2013
Pentingnya memberikan stimulasi kepada anak sejak usia dini
Oleh : Dewi Yanuarita S.Ip
Periode " Golden Age " atau masa keemasan anak adalah masa yang terjadi pada anak usia dini mulai usia 0 s/d 3 tahun, dimana pada masa ini sel-sel otak anak berkembang sangat cepat hingga 80 persen.
Pada usia tersebut otak mampu menerima dan menyerap berbagai macam informasi,
tidak melihat baik dan buruk. Itulah masa-masa dimana perkembangan
fisik, mental maupun spiritual anak akan mulai terbentuk. Karena itu,
banyak yang menyebut masa tersebut sebagai masa-masa emas anak (golden age)." Golden Age " ini tidak akan pernah terulang kembali, karena itulah dimasa ini peran orangtua dengan memberikan stimulasi atau rangsangan yang tepat sangat dibutuhkan untuk menjadikan sel-sel otak anak berkembang dengan baik sehingga anak mampu meningkatkan pengetahuannya , stimulasi juga mampu membentuk karakter anak sejak usia dini.
Proses memberikan stimulasi atau rangsangan pada anak usia dini secara terus-menerus dan tepat sesuai dengan tingkat usia, kemampuan dan kemauan anak akan memberi hasil yang baik.Proses ini ibarat mengukir diatas batu, yang membutuhkan waktu yang lama tetapi memberi hasil yang sempurna yang akan tertanam dengan kuat dalam otak mereka yang tidak mudah terhapus.
Sebagai orangtua kita berkewajiban memberikan yang terbaik untuk anak , yang sesungguhnya bukan hanya memberikan materi tetapi lebih dari itu sebagai orangtua kita harus mampu memberikan stimulasi bahkan sejak anak masih dalam kandungan.Banyak penelitian yang menjelaskan korelasi antara stimulasi yang diberikan kepada anak sejak anak masih dalam kandungan bahkan sejak anak usia 0 s/d 6 tahun.
Berdasarkan pengalaman selama saya mengajar dan memberikan stimulasi pada anak usia dini di PIKA RIMBACA BSR jelas terbukti bahwa proses stimulasi yang tepat akan memberi hasil yang tepat juga.Stimulasi yang diberikan sesuai tahapan usia, kemampuan dan kemauan anak serta dalam proses yang menyenangkan tanpa ada paksaan pada anak. Pengalaman mengajar secara langsung dengan usia, karakter, kemampuan anak membuat saya semakin mengerti dengan kebutuhan anak mendapatkan stimulasi sesuai dengan tahapan usianya, berikut tahapan memberikan stimulasi pada anak sesuai dengan metode dan tahapan perkembangan anak selama saya mengajar anak usia dini:
Stimulasi Sesuai Tahapan Usia
Usia 0 - 3 bulan
Utamanya anak membutuhkan rasa nyaman, aman serta yang paling penting adalah menyenangkan, karena kita tidak bisa lupakan bahwa hak utama anak adalah "bermain " karena itu berikan anak stimulasi yang mengutamakan rasa nyaman, aman, dan menyenangkan. Hal paling sederhana yang bisa orangtua lakukan dengan cara memeluk, menggendong, menatap mata anak, berbicara atau mengajaknya tersenyum. Mainan yang digantung dengan warna-warna menarik dan mengeluarkan bunyi-bunyian juga merupakan stimulasi yang menyenangkan bagi anak. Menjelang akhir usia 3 bulan, cobalah melatihnya tengkurap, telentang atau menggulingkannya ke kanan dan kiri. Stimulasi anak untuk meraih dan memegang mainan, jika tangannya sudah cukup kuat.
Utamanya anak membutuhkan rasa nyaman, aman serta yang paling penting adalah menyenangkan, karena kita tidak bisa lupakan bahwa hak utama anak adalah "bermain " karena itu berikan anak stimulasi yang mengutamakan rasa nyaman, aman, dan menyenangkan. Hal paling sederhana yang bisa orangtua lakukan dengan cara memeluk, menggendong, menatap mata anak, berbicara atau mengajaknya tersenyum. Mainan yang digantung dengan warna-warna menarik dan mengeluarkan bunyi-bunyian juga merupakan stimulasi yang menyenangkan bagi anak. Menjelang akhir usia 3 bulan, cobalah melatihnya tengkurap, telentang atau menggulingkannya ke kanan dan kiri. Stimulasi anak untuk meraih dan memegang mainan, jika tangannya sudah cukup kuat.
Usia 3 - 6 bulan
Stimulasi anak untuk tengkurap, telentang, bolak- balik, serta duduk. orangtua
bisa menambahkan stimulasi dengan mengajaknya bermain "cilukba".
Usia 6 - 9 bulan
Di usia ini, orangtua bisa mulai
meningkatkan stimulasi, dengan cara melatih tangan anak bersalaman,
duduk dan berdiri sambil berpegangan. Penting juga bagi orangtua untuk mulai
membiasakan diri membacakan dongeng untuk si kecil sebelum tidur.
Usia 9 - 12 bulan
Mulailah membiasakan anak mendengar verbal kembar seperti mama,papa,bobo,pipi,gigi,kuku,yoyo,susu , karena kata ini adalah kata yang mudah diingat dan yang paling penting dalam memberikan stimulasi pada anak harus dimulai dari hal yang paling mudah bagi anak. Selain itu ajarilah anak memanggil
mama-papa , . Orangtua juga sudah bisa melatih anak untuk berdiri, berjalan dengan berpegangan, meminum dari gelas,
menggelindingkan bola, dan bermain memasukkan mainan ke wadah.
Usia 12 - 18 bulan
Stimulasi anak dengan bermain bersama menyusun
kubus, menyusun potongan gambar sederhana, memasukkan dan mengeluarkan
benda kecil dari wadahnya, atau bermain boneka. Ajari juga ia cara
menggunakan peralatan makan dan memegang pensil lalu biarkan ia
mencoret-coret kertas dengan pensil warna. Lanjutkan stimulasi dengan
melatihnya berjalan tanpa berpegangan, berjalan mundur, memanjat tangga,
menendang bola, melepas celana, mengerti dan melakukan perintah
sederhana, menyebutkan nama, dan menunjukkan benda-benda.
Usia 18 - 24 bulan
Di usia ini mulailah merangsang anak dengan mengajaknya berdialog, memintanya menyebutkan, dan menunjukkan bagian tubuh
seperti mata, hidung, telinga, dan mulut. Minta pula ia menyebutkan
nama-nama binatang, gambar atau benda-benda di sekitar rumah. Cobalah
membiasakan mengajak si kecil berbicara tetap dengan lafalyang jelas tentang kegiatan sehari-hari
(makan, minum, mandi, main, dan sebagainya). Latih ia menggambar
garis, mencuci tangan, memakai celana, baju, melempar bola, dan
melompat. Pada masa ini juga biasakanlah anak untuk mendengarkan lafal atau ucapan dengan jelas, tidak dicadel-cadelkan.Biasakan juga untuk melakukan kontak mata pada anak ketika berkomunikasi.
Usia 2 - 3 tahun
Saatnya orangtua mengajari anak untuk
mengenal warna, menghitung benda, menggunakan kata sifat (besar-kecil,
panas-dingin, tinggi-rendah, banyak-sedikit), menggambar garis,
lingkaran dan manusia. Ajari pula cara memakai baju, menyikat gigi,
buang air kecil dan besar di toilet. Stimulasi juga bisa diberikan
dengan mengajaknya latihan berdiri satu kaki, menyebutkan nama teman,
bermain kartu, boneka, dan masak-masakan.
Usia 3 tahun ke atas
Stimulasi yang bisa orangtua berikan pada anak lebih mengarah pada pengembangan kemampuan kognitif, psikomotorik, dan bahasa serta untuk kesiapan
sekolahnya. Ajari ia melakukan motorik kasar seperti berlari, senam sehat, lalu latih juga motorik halusnya seperti memegang pensil dengan baik, menulis,latih juga kognitif anak dengan mengenalkan huruf dan angka,mengenalkan bunyi verbal kembar, berhitung sederhana, mengerti perintah sederhana, buang
air kecil dan besar di toilet, berbagi dengan teman, serta kemandirian.
Stimulasi awal pada anak harus diberikan oleh orangtua dirumah, setelah itu , stimulasi juga bisa dilakukan di kelompok bermain
dan taman kanak-kanak.
Lebih dari itu semua hendaknya kita mengerti hakikat dasar kebutuhan utama anak yaitu "bermain" karena itu mari kita mulai memberikan stimulasi pada anak sambil bermain sehingga tercipta suasana yang menyenangkan tanpa ada paksaan terhadap anak.Sehingga anak akan tumbuh berkembang secara optimal sesuai dengan kemampuan dan kemauannya yang pastinya juga akan sesuai harapan dan doa orangtua.amin.
Jumat, 15 Februari 2013
Jumat, 06 April 2012
Yuuukkk bersama kita membuat Clay :)
MEMBUAT CLAY SENDIRI
Saat ini, kreasi clay sedang
banyak diminati oleh masyarakat. Mulai dari anak-anak, remaja, orang
dewasa pun senang. Bukan hanya sekerdar permainan olah tangan saja, tapi
sudah mulai marak di dunia bisnis. Hasil kreasi dari clay, memang unik
dan menarik banyak peminat.
Sama
seperti play doh yang kita bisa buat sendiri adonannya, clay pun juga
begitu. Cuma, kalau clay hasilnya bisa lebih kering dan lebih tahan lama
dibandingkan plastisin. Mau mencoba?
Bahan-bahan:
- sabun mandi batangan
- terigu
-
lem putih
- garam
-
minyak sayur
- pewarna kue
Cara mengolah:
- potong sabun mandi batangan menjadi kotak-kotak kecil, rendam dalam air sampai lembek
- masukkan terigu, lem, dan garam, lalu uleni sampai kalis.
- agar licin, beri minyak sayur sedikit, kira-kira 1 sendok.
- bagi adonan menjadi beberapa bagian, lalu beri pewarna.
- adonan clay siap dibentuk.
Rabu, 04 April 2012
easy craft for kids
http://www.easy-child-crafts.com/picture-frame-crafts.html
Flower Picture Frame
Supplies:
- A rectangular piece of cardboard (we used one panel from an empty cereal box)
- Scissors
- Paint, markers or crayons
- A picture of your child's face
Directions:
- Print out the
template
and trace it on the cardboard.
- Cut the flower out.
- Have your child decorate it. We used poster paint.
- Paste your child's picture in the center of the flower.
Magnet Picture Frame
Supplies:
- Colored sponge sheets
- Metal-edged ruler
- Scissors
- Glue
- Photo
Directions:
- Cut a piece of colored sponge sheet a bit bigger than the picture you are about to frame.
- Center the picture on the sponge sheet and glue in place, leaving a border on all sides.
- Let your child decorate the border with any materials you may have in the house (Buttons, stickers, etc.)
- Glue a piece of magnetic strip to the back of the picture.
- Display on your refrigerator!
Potpourri Picture Frame
This easy craft idea is great if you need to renew your potpourri. Instead of throwing the old potpourri away, let your child use it to make his own picture frame creation.Supplies:
- Transparent Clear Adhesive Contact Paper
- Scissors
- Your favorite picture
Directions:
- Cut two pieces of contact paper the same size.
- Place the first piece of contact paper adhesive side up.
- Place picture in the center.
- Have your child place the dried flowers around the picture
- Place the second piece of contact paper, adhesive side down, on your child's creation.
Cork Board Picture Frame
Supplies:
- Cork Cut Piece
- Glue
- Dried Beans
Directions:
- Glue your favorite picture to the center of the cork cut piece
- Place transparent glue around the picture
- Place beans on the glue
aneka origami
http://infoorigami.blogspot.com/2010/08/blog-post.html
berkreatif ria yuuukkk dengan kertas origami..please enjoyed...
1.Bentuk Burung (Klasik)
Demikian contoh macam-macam origami, dan masih banyak lagi yang belum saya muat pada blog ini. Untuk itu saya pribadi masih banyak akan memuat banyak macam-macam origami. Selamat mencoba dan terus membuat origami.
Diposkan oleh
nike puspita
di
22:27
berkreatif ria yuuukkk dengan kertas origami..please enjoyed...
Macam-macam Origami
Ini adalah sebagian kecil contoh macam-macam
bentuk origami. Selain cara membuatnya mudah, origamipun tidak
memerlukan alat-alat yang lainnya, yang diperlukan hanyalah kertas yang
berbentuk persegi, boleh macam-macam warna atau jenis kertas dari yang
tipis sampai tebal. Agar kitapun merasa tertantang untuk membuat origami
kita dapat membuatnya dengan ukuran kertas dari yang terbesar sampai
terkecil, disitulah kita dapat menguji kesabaran serta ketelitian kita
untuk membuat origami. Inilah contoh-contoh bentuk origami dari yang
klasik sampai yang moderen, serta dari yang tersulit sampai yang
termudah. Ajaklah putra dan putri andapun di rumah, kegiatan ini sangat
menyenangkan untuk dilakukan bersama, tujuannya melatih konsentrasi
anak, motorik halus, serta melatih anak lebih kreatif untuk
mengembangkan imajinasinya. Siapkan kertas warna yang biasa disebut
origami/kertas lipat dan selamat mencoba.
1.Bentuk Burung (Klasik)
Sediakan kertas origami lalu ikuti petunjuk pada
gambar.
Selamat mencoba.
2.Bentuk Ikan mas
Sediakan
kertas origami lalu ikuti petunjuk pada gambar.
Selamat
mencoba.
3.Bentuk Beruang
Laut
Sediakan kertas origami lalu ikuti
petunjuk pada gambar.
Selamat mencoba.
4.Bentuk Anjing
Laut
Sediakan kertas origami lalu ikuti
petunjuk pada gambar.
Selamat mencoba.
5.Bentuk Katak
Sediakan
kertas origami lalu ikuti petunjuk pada gambar.
Selamat
mencoba.
6.Bentuk
Lumba-lumba
Sediakan kertas origami lalu ikuti
petunjuk pada gambar.
Selamat mencoba.
7.Bentuk Wajah
Beruang
Sediakan kertas origami lalu ikuti
petunjuk pada gambar.
Selamat mencoba.
8.Bentuk Pinguin
Sediakan
kertas origami lalu ikuti petunjuk pada gambar.
Selamat
mencoba.
Demikian contoh macam-macam origami, dan masih banyak lagi yang belum saya muat pada blog ini. Untuk itu saya pribadi masih banyak akan memuat banyak macam-macam origami. Selamat mencoba dan terus membuat origami.
ini kegiatan dan keceriaan kami ^_^
yuuuukkkk kita bersama-sama bergembira dengan bermain sambil belajar di PIKA RIMBACA unit Bumi Serpong Residence ( BSR ) .........enjoyedddd
Langganan:
Postingan (Atom)







